Thursday, 18 April 2019
Gubernur Kalbar: Hasil Quick Count Terbukti, Metodologi Terarah
Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji, mengimbau kepada warganya untuk menunggu hasil resmi Pilpres 2019 yang diumumkan KPU nanti. Dia meminta agar warga menjaga kondisi yang kondusif pasca pencoblosan kemarin.
"Jadi tunggu saja, karena secara yuridis formal, hasil perhitungan KPU yang digunakan untuk penetapan pemenang pada pesta demokrasi di negara ini. Makanya, kita tunggu saja hasil dari KPU," kata Sutarmidji, di Pontianak, yang dikutip dari Antara, Rabu (18/4/2019).
Sutarmidji memaparkan, quick count memang mempunyai bukti dan terukur. Namun, masyarakat tetap diminta bersabar.
Baca juga: Grace Natalie: Quick Count Pilpres Sulit Meleset Jauh
Dia mencontohkan, saat Pilgub Kalbar kemarin, Sutarmidji juga didampingi salah satu lembaga hitung cepat, di mana pihaknya sudah bisa memprediksikan hasil dari pilgub Kalbar.
"Saat itu saya didampingi salah satu konsultan yang menyatakan, jika saat Pilgub kemarin saya bertarung 1 lawan 1, maka saya mendapatkan antara 53 sampai 58 persen suara. Jika tiga pasangan calon, saya mendapatkan perolehan suara antara 51 sampai 53 persen, dan terbukti saat Pilgub kemarin, saya mendapat perolehan suara 51,55 persen dan artinya hasil Quick Count itu terbukti karena dilakukan secara metodelogi yang terarah," ujarnya.
Baca juga: Pro-Prabowo Laporkan Lembaga Survei soal QC Pilpres, Ini Kata KPU
Selain itu, dia juga sudah menyampaikan kondisi di Kalbar pasca pencoblosan. Dia menjelaskan, pihaknya menyampaikan akan ada 6 TPS yang akan melakukan pemilihan ulang di sejumlah kabupaten.
Data dari Indo Barometer, per Rabu (17/4/2019) pukul 23.24 WIB, di Kalbar Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul dengan 55,87%. Sedangkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin 44,13%.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment